Divisi Riset dan Inovasi berkomitmen mengembangkan pengetahuan melalui penelitian berkualitas tinggi dan inovasi berkelanjutan untuk kemajuan bangsasa.
Divisi Riset dan Inovasi Denpasar Institute berperan sebagai pusat pengembangan pengetahuan, penelitian, dan solusi berbasis data untuk menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan industri. Melalui pendekatan riset yang aplikatif, divisi ini mentransformasi ide menjadi tindakan nyata—dari tahap identifikasi fenomena hingga perumusan rekomendasi strategis bagi pemangku kepentingan.
Fokus riset meliputi bidang Sumber Daya Manusia, Pariwisata, Pendidikan, Pertanian, Penjaminan Mutu, Keuangan, Kesehatan, Ekonomi, Kebijakan Publik, serta berbagai program riset akademik dan hibah penelitian yang mendukung kegiatan ilmiah dan tugas akhir mahasiswa.
Keunggulan Divisi
Keunggulan Divisi Riset dan Inovasi terletak pada kemampuannya menghadirkan solusi riset yang terintegrasi, didukung oleh:
Desain riset yang tepat dan relevan dengan kebutuhan klien dan industri.
Fasilitas riset modern serta dukungan teknologi analisis data yang akurat.
Tim peneliti profesional dari berbagai disiplin ilmu yang berkompeten dalam merancang, melaksanakan, dan menginterpretasi hasil riset.
Program Aktif
Program Pilihan
16 program unggulan yang dapat diakses oleh akademisi, peneliti, dan institusi mitra.
01Program R & D
02GRCS CLUB
03PKPP
04Academic Writing
05PKD
06PKPN
07PKKM
08PKSDM
09PKPB
10PUSKAPER BALI
11PKP
12ProKlik
13Plagiarism Check
14Kerjasama Riset
15Diklat Statistik
16Diklat Riset
Research and Development (R&D)Program merupakan salah satu tailor-made program yang dapat dikolaborasikan bersama Denpasar Institute.
Denpasar Institute merancang program R & D untuk memediasi kesenjangan antara penelitian dasar dengan penelitian terapan.
Kolaborasi R & D program Denpasar Institute mengacu pada tahapan R & D yang dikemukakan oleh Borg dan Hall (1989), yakni:
1. Penelitian dan Pengumpulan Data
Kolaborasi awal dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur digunakan untuk menemukan konsep atau landasan teoritis yang dijadikan sebagai bahan perbandingan untuk mengembangkan suatu produk tertentu. Studi lapangan dilakukan untuk mengukur kebutuhan atau need assessment
2. Perencanaan
Berdasarkan studi literatur dan studi lapangan, maka dibuat perencanaan produk yang antara lain mencakup : a) tujuan dari pengembangan produk; b) siapa pengguna dari produk tersebut; dan c) deskripsi penggunaan atas produk yang akan dikembangkan.
3. Pengembangan Produk Awal
Pengembangan produk awal merupakan draf produk yang akan dibuat. Produk awal dikembangkan untuk selanjutnya dilakukan tahap validasi ahli.
4. Uji Coba Terbatas
Uji coba terbatas di lapangan dilakukan sebagai langkah awal tim peneliti mengadakan pengamatan secara intensif dan mencatat hal-hal penting yang dilakukan sebagai bahan untuk penyempurnaan produk.
5. Penyempurnaan Produk
Penyempurnaan produk awal akan dilakukan setelah dilakukan uji coba lapangan secara terbatas. Pada tahap penyempurnaan produk awal ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Evaluasi yang dilakukan lebih pada evaluasi terhadap prosessehingga perbaikan yang dilakukan bersifat perbaikan internal.
6. Uji Coba Lapangan Lebih Luas
Meskipun sudah diperoleh produk yang lebih sempurna, tetapi uji coba dan penyempurnaan produk masih perlu dilakukan secara lebih luas dengan melibatkan tambahan populasi untuk memantapkan kelayakan produk.
7. Penyempurnaan Produk Hasil Uji Lapangan Lebih Luas
Penyempurnaan produk dari hasil uji lapangan lebih luas ini dilakukan untuk lebih memantapkan produk yang dikembangkan. Desain yang digunakan adalah pretest dan posttest. Selain perbaikan yang bersifat internal. Penyempurnaan produk ini didasarkan pada evaluasi hasil sehingga pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif.
8. Uji Coba Produk Akhir
Pengujian produk akhir dilakukan untuk menguji apakah produk layak dan memiliki kelayakan juga secara praktis. Pengujian produk akhir melibatkan kelompok kontrol. Pengujian dilaksanakan dalam bentuk desain eksperimen. Model desain yang digunakan adalah The randomized pretest-postest control group design atau minimal the matching only pretests-posttest control group design. Desain pertama merupakan desain eksperimen murni, karena kedua kelompok eksperimen dirandom atau disamakan. Desain kedua termasuk eksperimen kuasi, sebab kedua kelompok eksperimen hanya dipasangkan.
9. Revisi atau Penyempurnaan Produk Akhir
Penyempurnaan produk akhir dilakukan untuk lebih akuratnya produk yang dikembangkan. Pada tahap ini sudah didapatkan suatu produk yang tingkat efektivitasnya dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penyempurnaan produk akhir memiliki nilai generalisasiyang dapat diandalkan.
10. Diseminasi dan Implementasi
Desiminasi, implementasi, dan institusionalisasi merupakan tahap akhir kolaborasi R & D program. Ketiga proses ini membutuhkan sosialisasi yang cukup panjang dan lama, termasuk pada tahapan ini akan dilakukan penyesuaian dengan berbagai masalah kebijakan, legalitas, pendanaan, dan situasi lapangan di mana produk tersebut akan dimanfaatkan
Mengingat pentingnya Scientific Research and Community Service Networking di tingkat lokal, nasional dan global, Denpasar Institute membentuk Global Research & Community Service (GRCS) Club untuk saling berkolaborasi di antara periset dan pengabdi kepada masyarakat serta pelaksana program CSR dalam membangun networking antarindividu, antarlembaga, antardaerah, dan antarnegara.
Manfaat Menjadi Anggota GRCS Club:
Menerima Kartu Anggota (e-card) GRCS Club
Hak akses login untuk personal profiling dalam membangun jejaring riset, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan SDM
Hak akses untuk menulis opini atau cerita inspiratif terkait Global Awareness on Research and Community Service, klik IRQsharing
Syarat utama menjadi anggota GRCS Club adalah kemauan untuk berbagi bertumbuh bersama membangun jejaring riset, pengabdian kepada masyarakat dan pendampingan program CSR di tingkat lokal, nasional dan global.
Program GRCS Club ini merupakan salah satu program CSR dalam konteks membangun jejaring riset dan abdimas serta memberikan kesempatan bagi kita semua untuk berjejaring. Daftar anggota tidak berbayar.
Siapa saja yang mendaftar GRCS Club?
Peneliti dan Dosen
Mahasiswa dan Guru
Young and Senior Scientist
Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat
Pegiat Program CSR
Pengusaha Yang Memiliki Program CSR
Daftar dan dapatkan kartu anggota GRCS Club, klik di sini
Dengan berbagai layanan konsultasi, pendampingan individu dan kelembagaan serta berbagai proyek temporal yang meningkat tiap tahunnya, Denpasar Institute membuka pendaftaran anggota konsultan dari praktisi, akademisi dan Senior Scientist dengan pengalaman kerja minimal 9 tahun di bidang keahliannya.
Konsultan dapat memanfaatkan kartu anggota untuk:
menambah angka kredit dan/atau laporan BKD pada subpenunjang profesi dosen atau jabatan fungsional relevan lainnya
memperoleh akun pribadi (username dan password) untuk personal profiling dalam membangun jejaring riset, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan SDM
mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh atau berafiliasi dengan Denpasar Institute
memberikan konsultasi sesuai bidang kompetensi ketika ada permintaan dari masyarakat, partners dan clients Denpasar Institute.
menerima kompensasi berupa honor kegiatan dan/atau sertifkat sesuai jenis kegiatan pada poin 3 dan 4 di atas yang akan diatur dalam perjanjian tersendiri sesuai dengan kesediaan proyek.
melakukan promosi atau sosialisasi kegiatan personal dengan input No. Anggota klik Infokan Event
mempublikasikan ringkasan hasil riset dan/atau kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan input No. Anggota klik Sharing Corner
menerimalayanan prioritas bagi konsultan dan/atau anggota keluarga konsultan atas produk dan jasa Denpasar Institute, termasuk dalam pemanfaatan aplikasi MPL dan EDS kreasi PT. INDO APPS SOLUSINDO yang berada di bawah binaan Pusat Sains Data dan Teknologi Informasi, Denpasar Institute.
mengajukan hibah riset, hibah pengabdian, program kegiatan CSR atau kerja sama proyek dengan pihak-pihak terkait
Siapa saja yang boleh mendaftar jadi Konsultan?
Praktisi dengan Pengalaman Kerja minimal 9 tahun
Akademisi dengan Pengalaman Kerja minimal 9 tahun
Senior Researcher and Scientist
Dosen ber-NIDN dengan Jabatan Akademik Minimal Lektor
Daftar dan manfaatkan peluangnya, klik Konsultan DI
Pendaftaran anggota konsultan tidak dikenakan biaya. Tim konsultan memiliki akses untuk update profil diri, promosikan event, sosialisasikan kegiatandanpublikasikan ringkasan hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk luaran hibah.
Mari manfaatkan kartu anggota konsultan untuk berbagai benefits di atas.
Pusat Kajian Perawatan Paliatif (PKPP) merupakan pusat kajian yang berfokus pada perawatan paliatif dan perawatan menjelang ajal (Palliative and End of Life Care). PKPP hadir melakukan kajian bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan di tengah masyarakat.
PKPP merupakan pusat kajian yang peduli terhadap penyebaran informasi dan perkembangan perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan serta diharapkan dapat mensosialisasikan pentingnya arti perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan ke tengah-tengah masyarakat.
PKPP didukung oleh peneliti bidang ilmu perawatan paliatif, perawatan akhir kehidupan dan keperawatan komplementer serta mengikutsertakan para praktisi yang peduli terhadap pentingnya perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan.
Secara praktis, hasil kajian PKPP diharapkan dapat memberikan masukan kebijakan dan strategi peningkatan kualitas perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan di tengah masyarakat dan tersosialisasikannya pola keperawatan di tengah masyarakat.
PKPP menyediakan forum dan bekerjasama dengan berbagai pihak baik secara perseorangan maupun kelembagaan dalam meningkatkan derajat perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan.
Peneliti dan Tenaga Perawatan paliatif PKPP
PKPP didukung oleh peneliti dan tenaga perawatan paliatif serta sukarelawan yang bergerak di bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan.
Visi PKPP Menjadi pusat kajian bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan bertaraf nasional pada tahun 2030
Misi PKPP
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Menghasilkan kajian-kajian bermutu untuk penyusunan naskah akademik dan mendorong terciptanya kebijakan strategis bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Membentuk kerjasama berbasiskan best practice dengan berbagai organisasi dan/atau perseorangan baik secara nasional, regional maupun internasional
Kegiatan PKPP mencakup:
Kajian yang berorientasi pada peningkatan perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan dengan basis data riset terapan
Pengolahan, penyimpanan dan pengelolaan data perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Luaran kegiatan PKPP meliputi luaran berwujud (tangible output) dan luaran tidak berwujud (intangible output). Luaran berwujud meliputi publikasi ilmiah dalam bentuk artikel jurnal nasional, jurnal internasional, prosiding konferensi bertaraf nasional dan internasional, buku teks, buku ajar, dan rekomendasi kebijakan terkait perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan.
Luaran tidak berwujud meliputi penguatan kapasitas dan kontribusi praktis terhadap peningkatan perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan.
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan PKPP adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan akademisi dan praktisi perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk peningkatan perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PKPP adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan praktisi perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan di tingkat nasional dan regional
Membentuk forum diskusi untuk menemukan solusi alternatif terhadap persoalan perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat nasional dan regional terkait perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PKPP adalah sebagai berikut:
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang perawatan paliatif, dan perawatan akhir kehidupan serta peningkatan kapabilitas masyarakat di bidang perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan
Menyelenggarakan FGD untuk peningkatan perawatan paliatif dan perawatan akhir kehidupan di tingkat nasional dan regional
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat regional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian bidang Perawatan paliatif untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto diSharing Corner
Apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di PKPP dan bersedia menjadi konsultan riset bidang perawatan paliatif, atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar GRCS Club atau Konsultan
DIKLAT Academic writing by Denpasar Institute is designed for those who need to improve their English formal writing style and for students or academic researchers who need to write scholarly materials, e.g. scientific articles for international reputable journals.
Denpasar Institute provides different types of academic writing courses. This includes:
abstract writing
research proposal
annotated bibliography
academic journal articles
book report
conference paper
thesis and dissertation
explication
literary criticism
research paper
textbook
Participants will study about some common characteristics in academic writing. They are:
formal tone - A formal tone is always used in academic writing. It is not lighthearted or conversational in tone. Slang and clichés do not belong in this type of writing.
precise language - In keeping with the formal tone, it’s important to choose precise language that very clearly conveys the author’s meaning.
point-of-view (POV) - Academic writing is usually written in third person POV because its focus is to educate on the facts rather than to support an opinion or give advice.
research focus - Because most academic writing involves reporting research results; it tends to focus on the specific research question(s) being studied.
organization - Academic writing should be organized logically in a linear, matter-of-fact fashion. Use headings to delineate each major section.
source citations - Most academic writing includes at least some secondary reserach sources. Be sure to properly cite all sources and include a bibliography.
DKLAT Academic Writing by Denpasar Institute is structured as follows:
Week 1
Key features of academic writing
Developing essay ideas
Organizing ideas effectively
Week 2
Essay structure and organization
Choosing a title
Writing in an impersonal style
Week 3
Using academic language
Writing about facts and activities
Writing longer sentences: linking words and subordinators
DIKLAT Academic Writing will be carried out based on request from potential active participants.
Pusat Kajian Digital (PKD) merupakan pusat kajian yang berfokus pada bidang digital dan komunikasi di media sosial. PKD hadir untuk melakukan kajian bidang digital dengan tujuan utama untuk meningkatkan dan mengembangkan literasi digital.
Kurang terkontrolnya komunikasi dan informasi digital melalui medsos saat ini dapat memberikan dampak kurang positif di seluruh lapisan generasi. PKD peduli terhadap pentingnya literasi digital.PKD didukung oleh peneliti dan praktisi yang berkecimpung di dunia digital dan komunikasi media sosial.
Secara praktis, hasil kajian PKD diharapkan dapat memberikan masukan kepada pihak terkait untuk pengambilan kebijakan bidang digital dan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi digital.
PKD menyediakan forum dan bekerjasama dengan berbagai pihak baik secara perseorangan maupun kelembagaan dalam meningkatkan literasi digital di tengah-tengah masyarakat.
Visi PKD
Menjadi pusat kajian bidang digital bertaraf nasional pada tahun 2030
Misi PKD
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang digital
Menghasilkan kajian-kajian bermutu untuk penyusunan naskah akademik dan mendorong terciptanya kebijakan strategis bidang lietrasi digital
Membentuk kerjasama berbasiskan best practice dengan berbagai organisasi dan/atau perseorangan baik secara nasional, regional maupun internasional
Kegiatan PKD mencakup:
Kajian yang berorientasi pada peningkatan literasi digital di tengah masyarakat
Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan bidang digital dengan basis data riset terapan
Pengolahan, penyimpanan dan pengelolaan data digital bagi partners dan clients PKD
Luaran kegiatan PKD meliputi luaran berwujud (tangible output) dan luaran tidak berwujud (intangible output). Luaran berwujud meliputi publikasi ilmiah dalam bentuk artikel ilmiah bidang digital di jurnal nasional, jurnal internasional, prosiding konferensi bertaraf nasional dan internasional, buku teks, buku ajar, dan rekomendasi kebijakan terkait bidang literasi digital.
Luaran tidak berwujud meliputi penguatan kapasitas dan kontribusi praktis terhadap peningkatan literasi digital di tengah masyarakat.
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan PKD adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan akademisi dan praktisi bidang digital di tingkat lokal
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang digital dan komunikasi media sosial
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk peningkatan lietrasi digital di tengah masyarakat
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PKD adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan akademisi dan praktisi bidang digital di tingkat nasional dan regional
Membentuk forum diskusi untuk menemukan solusi alternatif terhadap persoalan digital
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat nasional dan regional terkait bidang digital
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PKD adalah sebagai berikut:
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang digital & peningkatan literasi digital di tengah masyarakat
Menyelenggarakan FGD untuk peningkatan literasi digital di tengah masyarakat baik di tingkat local maupun nasional
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset bidang digital di tingkat regional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian bidang digital untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto di Sharing Corner
Dan, Apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di PKD dan bersedia menjadi konsultan riset bidang digital, atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar Anggota GRCS Club atau Konsultan
Pariwisata Nasional Indonesia adalah pariwisata berbasis budaya Nusantara dengan beragam landscape, struktur geografi dan demografi yang unik. Pariwisata Indonesia memerlukan kontribusi dari praktisi, akademisi, birokrat dan peneliti untuk membangun sustainable tourism yang bertumpu pada keseimbangan alam dan pemerataan sosio-ekonomi.
Denpasar Institute sebagai Lembaga Riset & Pengembangan SDM membentuk Pusat Kajian Pariwisata Nusantara (PKPN) untuk mengajak akademisi, praktisi, birokrat, peneliti dan rekan yang peduli terhadap pariwisata Indonesia dan ingin meningkatkan kapabilitas masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata di daerahnya masing-masing.
PKPN hadir untuk melakukan kajian bidang pariwisata dengan tujuan utama meningkatkan partisipasi dan kapabilitas masyarakat nusantara dalam mengelola pariwisata sesuai local wisdom dan local genius. PKPN siap menjadi rekan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata nasional dengan basis penguatan masyarakat lokal.
Secara praktis, hasil kajian PKPN diharapkan dapat memberikan masukan kepada pihak terkait untuk pengambilan kebijakan bidang pariwisata dan dapat menjadi ruang bagi masyarakat meningkatkan kapabilitas dalam pengelolaan pariwisata.
PKPN menyediakan kerja sama dengan berbagai pihak baik secara perseorangan maupun kelembagaan dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.
Visi PKPN
Menjadi pusat kajian bidang pariwisata bertaraf nasional pada tahun 2030
Misi PKPN
Menghasilkan kajian-kajian bermutu yang berbasis pendekatan lokal dan kekhasan daerah di nusantara
Menyelenggarakan pendampingan riset kepada masyarakat lokal terkait pengembangan pariwisata di nusantara
Membentuk kerjasama berbasiskan best practice dengan berbagai organisasi dan/atau perseorangan baik secara nasional maupun regional asia
Kegiatan PKPN mencakup:
Kajian yang berfokus pada peningkatan pariwisata berkelanjutan secara nasional dengan basis data riset terapan
Kajian yang berorientasi pada penyusunan rekomendasi kebijakan bidang pariwisata
Kajian yang bertumpu pada data history dan data management sebagai basis empiris dalam mengembangkan kepariwisataan nusantara
Luaran kegiatan PKPN meliputi luaran berwujud (tangible output) dan luaran tidak berwujud (intangible output).
Luaran berwujud meliputi publikasi ilmiah dalam bentuk artikel ilmiah bidang pariwisata di jurnal nasional, jurnal internasional, prosiding konferensi bertaraf nasional dan internasional, buku teks, buku ajar, dan naskah akademik bidang pariwisata.
Luaran tidak berwujud meliputi penguatan kapasitas dan kontribusi praktis terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan di tengah masyarakat.
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan PKPN adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan masyarakat, peneliti, akademisi dan praktisi bidang pariwisata di tingkat lokal
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang pariwisata
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan secara nasional
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PKPN adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan peneliti, akademisi dan praktisi bidang pariwisata di tingkat nasional dan regional
Membentuk forum diskusi untuk menemukan solusi alternatif terhadap persoalan pariwisata
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset pariwisata di tingkat nasional dan regional
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PKPN adalah sebagai berikut:
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang pariwisata & pengembangan pariwisata berkelanjutan di tengah masyarakat
Membentuk konsorsium nasional dan regional untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat lokal
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset pariwisata di tingkat nasional dan regional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian bidang pariwisata untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto di Sharing Corner
Apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di PKPN dan bersedia menjadi konsultan riset bidang pariwisata atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar anggota GRCS Club atau Konsultan
Pusat Kajian Kesehatan Masyarakat (PKKM) merupakan pusat kajian yang berfokus pada bidang kesehatan masyarakat. PKKM hadir melakukan kajian bidang kesehatan di tengah masyarakat.
PKKM merupakan pusat kajian yang peduli terhadap penyebaran informasi dan perkembangan kesehatan masyarakat serta diharapkan dapat mensosialisasikan pentingnya arti kesehatan ke tengah-tengah masyarakat.
PKKM didukung oleh peneliti bidang ilmu kesehatan dan keperawatan serta mengikutsertakan para praktisi kesehatan yang peduli terhadap pentingnya kesehatan masyarakat.
Secara praktis, hasil kajian PKKM diharapkan dapat memberikan masukan kebijakan dan strategi peningkatan kualitas kesehatan di tengah masyarakat dan tersosialisasikannya pola keperawatan di tengah masyarakat.
PKKM menyediakan forum dan bekerjasama dengan berbagai pihak baik secara perseorangan maupun kelembagaan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Peneliti dan Tenaga Kesehatan PKKM
PKKM didukung oleh peneliti dan tenaga kesehatan serta sukarelawan yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat.
Visi PKKM Menjadi pusat kajian bidang kesehatan masyarakat bertaraf nasional pada tahun 2030
Misi PKKM
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang kesehatan masyarakat
Menghasilkan kajian-kajian bermutu untuk penyusunan naskah akademik dan mendorong terciptanya kebijakan strategis bidang kesehatan masyarakat
Membentuk kerjasama berbasiskan best practice dengan berbagai organisasi dan/atau perseorangan baik secara nasional, regional maupun internasional
Kegiatan PKKM mencakup:
Kajian yang berorientasi pada peningkatan kesehatan masyarakat
Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan bidang kesehatan masyarakat dengan basis data riset terapan
Pengolahan, penyimpanan dan pengelolaan data kesehatan masyarakat
Luaran kegiatan PKKM meliputi luaran berwujud (tangible output) dan luaran tidak berwujud (intangible output). Luaran berwujud meliputi publikasi ilmiah dalam bentuk artikel jurnal nasional, jurnal internasional, prosiding konferensi bertaraf nasional dan internasional, buku teks, buku ajar, dan rekomendasi kebijakan terkait kesehatan masyarakat.
Luaran tidak berwujud meliputi penguatan kapasitas dan kontribusi praktis terhadap peningkatan kesehatan masyarakat .
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan PKKM adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan akademisi dan praktisi kesehatan
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang kesehatan masyarakat
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk peningkatan kesehatan masyarakat
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PKKM adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan best practice dengan praktisi kesehatan masyarakat di tingkat nasional dan regional
Membentuk forum diskusi untuk menemukan solusi alternatif terhadap persoalan kesehatan masyarakat
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat nasional dan regional terkait kesehatan masyarakat
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PKKM adalah sebagai berikut:
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang kesehatan masyarakat & peningkatan kapabilitas masyarakat di bidang kesehatan
Menyelenggarakan FGD untuk peningkatan kesehatan masyarakat di tingkat nasional
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat regional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian bidang Kesehatan Masyarakat untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto di Sharing Corner
Apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di PKKM dan bersedia menjadi konsultan riset bidang kesehatan masyarakat, atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar anggota GRCS Club atau Konsultan
Pusat Kajian SDM (PKSDM) atauCenter for Humas Resources Studies merupakan pusat kajian yang melakukan riset bidang Sumber Daya Manusia (SDM).
PKSDM sebagai unit riset diharapkan berkontribusi secara praktis dan bertumpu pada konteks solutif dalam peningkatan kualitas SDM.
PKSDM didukung oleh akademisi, praktisi dan peneliti dari berbagai disiplin ilmu serta mengikutsertakan para praktisi yang terkait dengan SDM. Sejalan dengan visi dan misi Denpasar Intitute dan motto “Transforming Ideas into Action”, PKSDM melakukan riset dengan pendekatan multidisiplin, interdisiplin dan transdisiplin.
Secara praktis, hasil riset PKSDM diharapkan dapat memberikan masukan kebijakan dan strategi pengembangan SDM berdasarkan kajian yang bersifat ilmiah. PKSDM juga menyediakan forum pelatihan riset praktis bagi lembaga dan para pemangku kepentingan yang memiliki kaitan dengan SDM.
Untuk meningkatkan peran dan fungsinya, PKSDM menjalin kerjasama dengan para peneliti dan praktisi yang concern terhadap persoalan SDM.
Peneliti dan Tenaga Ahli PKSDM PKSDM didukung oleh peneliti dan tenaga ahli yang kompeten dibidangnya masing-masing. Kompetensi peneliti dan tenaga ahli disesuaikan dengan klaster riset dan publikasi yang dihasilkan. Pelaksanaan kegiatan PKSDM juga didukung oleh jaringan kerjasama dengan lembaga pemerintah dan swasta
Visi PKSDM Menjadi pusat kajian bidang SDM bertaraf nasional pada tahun 2029
Misi PKSDM
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang SDM
Menghasilkan kajian-kajian bermutu untuk mendorong terciptanya kebijakan dan strategis SDM yang berkualitas
Membentuk kerjasama yang berbasiskan academic networking dengan berbagai lembaga dan atau organisasi yang kompeten baik secara nasional, regional maupun internasional
Kegiatan PKSDM mencakup:
Kajian yang berorientasi pada pengembangan keilmuan (scientific research),
Kajian yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan praktis (applied research)
Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan (evidence-based policy research)
Pengembangan kelompok kajian (research cluster)
Pengolahan, pengembangan, penyimpanan dan pengelolaan data
Penyelengaraan kegiatan dan konsorsium ilmiah bidang SDM
Luaran kegiatan PKSDMmeliputi luaran berwujud (tangible output) dan luaran tidak berwujud (intangible output). Luaran berwujud meliputi publikasi ilmiah dalam bentuk artikel jurnal nasional, jurnal internasional, prosiding konferensi atau seminar nasional dan internasional, buku teks dan buku ajar, dan rekomendasi kebijakan terkait SDM. Luaran tidak berwujud meliputi penguatan kapasitas klaster riset (research cluster) dan kontribusi terhadap pengembangan keilmuan yang berorientasi pada pengembangan dan peningkatan kualitas SDM.
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan PKSDM adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat lokal dan nasional
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang SDM
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk pengembangan keilmuan di bidang SDM
Meningkatkan pertukaran pengetahuan dan ide di bidang SDM
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PKSDM adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat Asia dan internasional
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang pengembangan SDM
Membentuk forum diskusi untuk menemukan solusi alternatif terhadap persoalan SDM
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat nasional dan Asia
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PKSDM adalah sebagai berikut:
Menyelenggarakan dan meningkatkan konsorsium riset bidang SDM
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang SDM
Menyelenggarakan FGD untuk pengembangan SDM di tingkat Asia
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat nasional dan internasional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian SDM untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto di Sharing Corner
Dan, apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di PKSDM dan bersedia menjadi konsultan riset bidang SDM, atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar anggota GRCS Club atau Konsultan
Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya (PKPB) merupakan organisasi independen dan non profit dengan fokus kajian pada penguatan kemajuan pendidikan dan budaya. Secara strategis, PKPB bermitra dengan pemerintah dan berbagai lembaga baik di pusat maupun di daerah.
PKPB didirikan pada tanggal 2 Mei 2020 dan memiliki program prioritas untuk mensosialisasikan kebijakan pendidikan dan budaya yang berpihak kepada masyarakat. Secara praktis, hasil riset Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya diharapkan dapat memberikan masukan ke pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam memajukan pendidikan dan budaya.
VISI
Menjadi pusat kajian yang mampu menghasilkan riset berkualitas dalam bidang pendidikan dan budaya pada tahun 2029
MISI
Mengembangkan program riset bidang pendidikan dan budaya
Membentuk kerjasama berbasiskan academic networking dengan berbagai lembaga dan atau organisasi bidang pendidikan dan budaya baik secara nasional, regional maupun internasional
Menyelenggarakan riset dan pelatihan bidang pendidikan dan budaya
Untuk meningkatkan peran dan fungsinya, Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya menjalin kerjasama dengan para peneliti dan praktisi yang concern terhadap persoalan pendidikan dan budaya
Kegiatan Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya mencakup:
Kajian yang berorientasi pada pengembangan sains pendidikan dan budaya (scientific research),
Kajian yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan praktis (applied research)
Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan bidang pendidikan dan budaya (evidence-based policy research)
Pengembangan kelompok kajian (research cluster)
Penyelengaraan seminar, konferensi, workshop dan kegiatan ilmiah lainnya bidang pendidikan dan budaya
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat lokal dan nasional
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang pendidikan dan budaya
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk kemajuan pendidikan dan budaya
Meningkatkan pertukaran pengetahuan dan ide di bidang pendidikan dan budaya
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat Asia dan internasional
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang pendidikan dan budaya
Membentuk forum diskusi untuk kemajuan pendidikan dan budaya
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan kegiatan ilmiah bidang pendidikan dan budaya di tingkat nasional dan Asia
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya adalah sebagai berikut:
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang pendidikan dan budaya
Melakukan kajian bidang pendidikan dan budaya
Menyelenggarakan FGD untuk kemajuan pendidikan dan budaya di tingkat nasional
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan kegiatan ilmiah bidang pendidikan dan budaya di tingkat nasional dan internasional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian Pendidikan & Budaya untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto di Sharing Corner
Apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di Pusat Kajian Pendidikan dan Budaya serta bersedia menjadi konsultanbidang pendidikan dan budaya. Atau, bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar anggota GRCS Club atau Konsultan
Peneliti dan riset menjadi dua faktor penentu kemajuan pertanian di suatu negara. Kemajuan dimaksud secara umum dapat dilihat dari sisi perubahan perilaku petani, peningkatan produksi, efektifitas dan efisiensi usaha tani.
Bahkan, ketepatan sasaran dan kebijakan pemerintah terkait dengan pertanian sangat tergantung dari kemajuan riset dan inovasi
Pertanian di Indonesia, khususnya di Bali saat ini dihadapkan pada berbagai perubahan dan perkembangan lingkungan yang sangat dinamis
Beberapa persoalan mendasar dan tantangan pembangunan pertanian di Bali antara lain:
Perubahan struktur sosio-demografi, termasuk rendahnya generasi muda Bali terjun di bidang pertanian
Makin terbatasnya sumberdaya lahan, air dan energi
Perkembangan dinamis sosial budaya masyarakat
Masih terbatasnya kemampuan sistem pertanian dan pemanfaatan teknologi
Terbatasnya akses petani terhadap permodalan
Rendahnya nilai tukar petani
Kurang harmonisnya koordinasi kerja antar sektor terkait pembangunan pertanian
Tekanan globalisasi yang mengakibatkan pergeseran pertanian ke industri pariwisata
Pesatnya kemajuan teknologi dan informasi
Untuk mencari dan menemukan solusi alternatif dalam menghadapi persoalan tersebut, Denpasar Institute sebagai Lembaga Riset & Pengembangan SDM membentuK Pusat Kajian Pertanian Bali atauCenter for Bali Agricultural Studies. Pusat Kajian Pertanian Bali diharapkan berkontribusi secara praktis dan mampu memberi solusi untuk memajukan pertanian
Pusat Kajian Pertanian Bali menjalin kerjasama dengan peneliti, pengusaha, akademisi, kelompok tani dan petani yang memiliki niat dan minat yang sama untuk memajukan pertanian.
Untuk meningkatkan peran dan fungsinya, Pusat Kajian Pertanian Bali juga menjalin kerjasama dengan para praktisi yang concern terhadap persoalan pertanian
Secara praktis, hasil riset Pusat Kajian Pertanian Bali diharapkan dapat memberikan masukan ke pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memajukan pertanian Bali.
Visi Pusat Kajian Pertanian Bali Menjadi pusat kajian bidang pertanian yang bertumpu pada kearifan lokal dengan sentuhan teknologi global
Misi Pusat Kajian Pertanian Bali
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang pertanian
Menghasilkan kajian-kajian bermutu untuk mendorong terciptanya kebijakan bidang pertanian yang baik dan bertanggungjawab
Membentuk kerjasama berbasiskan academic networking dengan berbagai lembaga dan atau organisasi bidang pertanian baik secara nasional, regional maupun internasional
Kegiatan Pusat Kajian Pertanian Bali mencakup:
Kajian yang berorientasi pada pengembangan keilmuan (scientific research),
Kajian yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan praktis (applied research)
Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan bidang pertanian (evidence-based policy research)
Pengembangan kelompok kajian (research cluster)
Penyelengaraan kegiatan dan konsorsium ilmiah bidang pertanian
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan PUSKAPER Bali adalah sebagai berikut:
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk kemajuan dan pengembangan teknologi terbarukan bidang pertanian
Meningkatkan pertukaran pengetahuan dan ide di bidang pertanian
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat lokal dan nasional
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang pertanian dan sosial
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PUSKAPER Bali adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat Asia dan internasional
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang pertanian
Membentuk forum diskusi untuk kemajuan pertanian dan usaha tani serta pengembangan teknologi pertanian
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset bidang pertanian di tingkat nasional dan Asia
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PUSKAPER Bali adalah sebagai berikut:
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang pertanian
Melakukan kajian bidang pertanian dan usaha tani
Menyelenggarakan FGD untuk kemajuan pertanian di tingkat nasional
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset bidang pertanian di tingkat nasional dan internasional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian Pertanian Bali untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto di Sharing Corner
Dan, apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di Pusat Kajian Pertanian Bali dan bersedia menjadi konsultan bidang pertanian, atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar anggota GRCS Club atau Konsultan
Pusat Kajian Publik (PKP) atauCenter for Public Studies merupakan pusat kajian yang melakukan riset bidang sosial, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. PKP berkontribusi secara praktis dan bertumpu pada konteks solutif di ranah publik.
PKP didukung oleh akademisi, praktisi dan peneliti dari berbagai disiplin ilmu serta mengikutsertakan para praktisi yang terkait dengan kebijakan publik. Sejalan dengan visi dan misi Denpasar Intitute dengan motto “Transforming Ideas into Action”, PKP melakukan riset dengan pendekatan multidisiplin, interdisiplin dan transdisiplin.
Secara praktis, hasil riset PKP diharapkan dapat memberikan masukan kebijakan dan strategi berdasarkan kajian yang bersifat ilmiah. PKP juga menyediakan forum pelatihan riset praktis bagi lembaga dan para pemangku kepentingan yang memiliki peran publik di tengah masyarakat.
Untuk meningkatkan peran dan fungsinya, PKP menjalin kerjasama dengan peneliti dan praktisi yang concern terhadap persoalan publik dan dengan berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan (civil society organization).
Peneliti dan Tenaga Ahli PKP PKP didukung oleh peneliti dan tenaga ahli yang kompeten dibidangnya masing-masing. Kompetensi peneliti dan tenaga ahli disesuaikan dengan klaster riset dan publikasi yang dihasilkan. Pelaksanaan kegiatan PKP juga didukung oleh jaringan kerjasama dengan lembaga pemerintah dan swasta
Visi PKP Menjadi pusat kajian bidang riset sosial, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertaraf nasional pada tahun 2029
Misi PKP
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang riset sosial, pemerintahan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Menghasilkan kajian-kajian bermutu untuk mendorong terciptanya kebijakan publik yang baik dan bertanggungjawab
Membentuk kerjasama berbasiskan academic networking dengan berbagai lembaga dan atau organisasi yang kompeten baik secara nasional, regional maupun internasional
Kegiatan PKP mencakup:
Kajian yang berorientasi pada pengembangan keilmuan (scientific research),
Kajian yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan praktis (applied research)
Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan (evidence-based policy research)
Pengembangan kelompok kajian (research cluster)
Pengolahan, pengembangan, penyimpanan dan pengelolaan data
Penyelengaraan kegiatan dan konsorsium ilmiah bidang sosial, pemerintahan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Luaran kegiatan PKP meliputi luaran berwujud (tangible output) dan luaran tidak berwujud (intangible output). Luaran berwujud meliputi publikasi ilmiah dalam bentuk artikel jurnal nasional, jurnal internasional, prosiding konferensi atau seminar nasional dan internasional, buku teks dan buku ajar, rekomendasi kebijakan, model kebijakan dan strategi. Luaran tidak berwujud meliputi penguatan kapasitas klaster riset (research cluster) dan kontribusi terhadap pengembangan keilmuan yang berorientasi pada kebijakan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan
Tahapan Pertama periode 2021 – 2023, rencana kegiatan PKP adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat lokal dan nasional
Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang sosial, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Melakukan kajian bidang kebijakan publik
Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk pengembangan keilmuan di bidang sosial, kebijakan publik, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Meningkatkan pertukaran pengetahuan dan ide di bidang sosial, kebijakan publik, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PKP adalah sebagai berikut:
Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat Asia dan internasional
Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang sosial, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Melakukan kajian bidang kebijakan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Membentuk forum diskusi untuk menemukan solusi alternatif terhadap persoalan sosial, kebijakan publik, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat nasional dan Asia
Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PKP adalah sebagai berikut:
Menyelenggarakan dan meningkatkan konsorsium riset bidang sosial, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang sosial, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Melakukan kajian bidang kebijakan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
Menyelenggarakan FGD untuk pengembangan keilmuan di bidang sosial, kebijakan publik, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat Asia
Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset di tingkat nasional dan internasional
Apabila Bapak/Ibu/Saudara memiliki berita, opini, atau artikel ilmiah hasil kajian publik untuk dimuat di portal news, silahkan tulis dan unggah foto di Sharing Corner
Dan, apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di PKP dan bersedia menjadi konsultan riset bidang sosial, pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar anggota GRCS Club atau Konsultan
ProKliksingkatan dari Program Klinik Ilmiah. Program ini dirancang untuk mendampingi rekan-rekan pengelola jurnal ilmiah dalam proses pengajuan awal ISSN, pengurusan DOI dan indeksasi jurnal ilmiah dan teknik Scientific Citation.
ProKlik menyediakan layanan pengembangan repository di berbagai PTN & PTS dan plagiarism checkbaik secara perseorangan maupun lembaga.
ProKlik juga menyediakan layanan pendampingan penulisan buku ajar (e-book atau printed book) dan berkolaborasi dengan penerbit YAGUWIPA membantu guru, dosen dan peneliti menerbitkan buku berISBN. Profil Penerbit YAGUWIPA klik www.publisher.denpasarinstitute.com
ProKlik mengawal proses publikasi sampai accepted, termasuk dalam hal membantu layout dan editing artikel; menyesuaikan penulisan artikel ke template jurnal yang dituju; dan menerjemahkan artikel ilmiah ke dalam bahasa Inggris dengan struktur dan makna kalimat yang sesuai kaidah penulisan ilmiah untuk publikasi internasional.
Kami mendampingi dan memberikan asistensi kepada guru, dosen, peneliti, dan pejabat dalam karya tulis ilmiah dan memfasilitasi mereka untuk publikasi di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi.
Manfaatkan ProKlik untuk membantu Anda mulai dari proses pengajuan awal ISSN untuk penerbitan jurnal ilmiah, pengurusan DOI, Indeksasi Jurnal Ilmiah dan Scientific Citation serta asistensi penulisan karya ilmiah, fasilitasi publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi.
Asistensi dan konsultasi diberikan dari teknik penulisan karya ilmiah, pemilihan target jurnal, korespondensi dengan penerbit, submission, revision, dan proses administrasi sampai terbit secara online.
Hubungi kami untuk informasi dan kerjasama lebih lanjut
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 17 Tahun 2010 memberi sanksi bagi mahasiswa yang melakukan tindakan plagiat. Mahasiswa yang terbukti melakukan tindakan plagiarism akan menerima sanksi berupa teguran sampai dengan pembatalan ijazah apabila telah lulus.
Dosen dan peneliti yang ingin memuat hasil karyanya pada jurnal nasional terakreditasi dan/atau jurnal internasional berreputasi wajib didukung dengan plagiarism check result dari lembaga sah.
Plagiarism Check Result diwajibkan bagi Dosen yang ingin mengajukan jenjang jabatan akademik lebih tinggi.
Untuk menghindarkan mahasiswa, dosen, peneliti, dan lembaga pendidikan tinggi dari kasus plagiat, Denpasar Institute didukung oleh TURNITIN dan PUSDATIN membentuk unit khusus bidang Plagiarism Check
Plagiarism Check dipolakan dengan skema sebagai berikut:
Pemilik Akun dapat mengunggah langsung artikel/naskah untuk proses plagiarism check ke dalam sistem dan akan mendapatkan hasil secara personal melalui akun
Pemilik Akun diizinkan mengunggah naskah/artikel rekan secara mandiri untuk proses plagiarism check melalui username dan password yang diberikan oleh Denpasar Institute
Hubungi kami untuk proses Plagiarism Checkkarya tulis Anda dan untuk kerjasama lebih lanjut !
Untuk meningkatkan kualitas dan pemanfaatan hasil penelitian, Kerjasama Riset sangat diperlukan.
Denpasar Institute,Lembaga Riset & Pengembangan SDM membuka program kerjasama riset baik secara perseorangan maupun kelembagaan.
Kerjasama Riset yang dilaksanakan mencakup riset terkait isu dan topik kebijakan publik, demografi, sosial-budaya, pendidikan, pariwisata, pertanian, ekonomi, lingkungan, teknologi informasi, kesehatan masyarakat dan isu sejenis lainnya.
Hasil riset dapat disinergikan dengan kebutuhan lembaga, perusahaan ataupun keperluan perseorangan untuk kenaikan jabatan.
Tujuan Kerjasama Riset dari Denpasar Institute adalah:
Memfasilitasi riset bersifat strategis yang dilakukan secara sinergi antara Denpasar Institute dan lembaga pemerintah, lembaga swasta ataupun perseorangan.
Meningkatkan mutu riset dan jumlah luaran melalui pemanfaatan sumberdaya dan fasilitas bersama (sharing ideas and resources).
Mengutamakan azas kebermanfaatan hasil riset
Menyusun kebijakan strategis yang terkait dengan pemecahan masalah di tengah masyarakat.
Menguatkan fungsi kelembagaan dan kapasitas perseorangan
Menumbuhkembangkan kesadaran ilmiah antar lembaga dan antar warga masyarakat
Kami juga memahami bahwa berbagai faktor seperti masalah pekerjaan, waktu, keluarga, kecukupan jurnal referensi, dan faktor sejenis lainnya sering menjadi faktor penghambat bagi mahasiswa, dosen dan para peneliti menuntaskan risetnya.
Sebagian besar mahasiswa, dosen dan peneliti mengalami kendala waktu dan teknis seperti kesulitan ide, pemahaman tata cara penulisan ilmiah, penyusunan instrumen riset, pengumpulan data penelitian, analisis data, benturan waktu, dan kendala sejenis lainnya.
Menyimak fenomena ini, Denpasar Institute menyediakan kerjasama riset dalam bentuk Konsultasi Riset bagi mahasiswa, dosen dan peneliti dari berbagai instansi dalam hal scientific writing.
Keunggulan Denpasar Institute dalam konteks ini adalah bahwa kami mengutamakan proses edukasi dan motivasi untuk menikmati proses riset sebagai bagian dari kegiatan ilmiah. Menariknya, konsultasi dan kerjasama riset dilakukan secara online dan offline.
Kerjasama Riset ini didasarkan atas kepentingan untuk berbagi bertumbuh bersama dalam menangani berbagai persoalan melalui scientific research approaches.
Hubungi kami untuk konsultasi dan pendampingan riset lebih lanjut
Statistik menjadi tantangan bagi mahasiswa dan peneliti dalam menuntaskan laporan penelitian. Untuk itu, Denpasar Institute secara rutin mengadakan pendidikan dan pelatihan statistika dengan berbagai program pilihan diantaranya:
Pelatihan Statistika Parametrik dan Nonparametrik dengan program SPSS
Pelatihan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Program AMOS, LISREL dan PLS
Pelatihan Metodologi Penelitian Kualitatif dengan Program NVivo, Expert Choice dan CDC EZ-Text
Materi pendidikan dan pelatihan juga akan dirancang secara spesifik sesuai kebutuhan peserta yang mencakup:
Pengantar Statistika
Transfer data, Entry data dan Cleaning Data
Transformasi data
Statistik deskriptif untuk data numeric seperti mean, median, standar deviasi, varians, dan data kategorik seperti proporsi atau persentase
Penyajian data seperti Box Plot, Bar Diagram, Pie, Histogram
Setelah mengikuti diklat ini, peserta memiliki kompetensi untuk melakukan manajemen data, analisis data dan melakukan interpretasi data dalam menyelesaikan laporan hasil penelitian. Kombinasi diklat Research Methodology dan Statistics dapat digabung berdasarkan kesepakatan.
Hubungi kami untuk mendapatkan layanan pelatihan statistik dan analisis data
Pendidikan dan Pelatihan ini dirancang untuk mencetak peneliti dan calon peneliti yang mampu melakukan riset sesuai kaidah ilmiah. Diklat ini dirancang secara komprehensif dari pemberian konsep dasar terkait riset, desain riset, dan pendekatan kualitatif, kuantitatif dan mixed method. Peserta akan belajar tentang cara menentukan topik penelitian berdasarkan fenomena, menyusun proposal, menyusun instrumen penelitian, mengumpulkan dan mengolah data serta menyusun laporan hasil penelitian.
Diklat ini cocok diikuti oleh mahasiswa D III, D IV, S1, S2, S3 dan dosen untuk meningkatkan kompetensi riset.
Diklat ini juga diperuntukkan bagi pejabat untuk menunjang tugas-tugas jabatan seperti penyusunan peta kerja, perancangan analisis kebutuhan jabatan dan analisis lainnya.
Materi pendidikan dan pelatihan mencakup:
Pengantar Metodologi Riset
Riset Pengembangan (Research & Development)
Pendekatan Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan Pendekatan Gabungan (mixed methods)
Penyusunan Instrumen Penelitian
Penyusunan Proposal
Praktik Pengumpulan Data
Analisis Data
Penyusunan Laporan Penelitian
Diklat Research Methodology dilaksanakan secara perseorangan atau kelompok berdasarkan kebutuhan dan setiap sesi diklat peserta mendapatkan sertifikat. Kombinasi diklat Research Methodology dan Statistics dapat digabung sesuai kesepakatan.
untuk rincian biaya, klik link ini Hubungi kami untuk mendapatkan layanan diklat ini
Kolaborasi dan Keanggotaan
Divisi Riset dan Inovasi Denpasar Institute membuka peluang bagi akademisi, peneliti independen, maupun praktisi industri untuk bergabung sebagai konsultan, narasumber, atau peneliti mitra. Partisipasi dapat dilakukan melalui program riset kolaboratif atau kontribusi karya ilmiah untuk dipublikasikan di portal berita dan jurnal ilmiah Denpasar Institute.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program riset, kolaborasi pusat kajian, atau layanan konsultasi, silakan menghubungi tim Divisi Riset dan Inovasi Denpasar Institute.
Kami siap menjadi mitra strategis Anda dalam merancang, melaksanakan, dan mengembangkan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Kolaborasi
Bergabung Bersama Kami
Divisi Riset dan Inovasi membuka peluang bagi akademisi, peneliti independen, maupun praktisi industri untuk bergabung sebagai konsultan, narasumber, atau peneliti mitra.
Konsultan Riset
Berkontribusi sebagai konsultan ahli dalam program riset Denpasar Institute.
Narasumber & Akademisi
Berbagi pengetahuan sebagai narasumber dalam seminar, workshop, dan pelatihan riset.
Peneliti Mitra
Ikut serta dalam program riset kolaboratif lintas institusi dan disiplin ilmu.
Hubungi Tim Kami
Siap berdiskusi tentang kebutuhan riset dan pengembangan Anda. Tim kami akan merespons dengan cepat dan profesional.